Senin, 25 Juni 2012

Tandas di Kota Pahlawan

Persijap Jepara kembali menerima kekalahan 2-1 ketika bertandang di surabaya melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan pertandingan Indonesia Premier League (IPL) di Stadion Bung Tomo Surabaya, sore kemarin.

Pertandinagan berjalan cukup menarik, pada  menit ke-16, Mario Karlovic membawa Persebaya unggul 1-0. Tendangan keras kaki kanannya menuju tajam ke gawang Persijap yang dikewal oleh M.Yasir. Gol dimulai dari pergerakan Erol Iba yang menjelajah dari sisi kiri. Umpan menyusur tanahnya dapat di teruskan oleh Karlovic.

Sepuluh menit berselang, giliran Feri Ariawan yang mencetak gol ke 2 bagi Persebaya. Sundulannya memanfaatkan tendangan penjuru Taufik yang gagal diblok oleh kiper Persijap, M. Yasir. 

Akhirnya pada menit ke-36, Persijap dapat memperkecil ketertinggalan. Striker mungil Noor Hadi berhasil mengecoh kiper Persebaya Endra Prasetya dengan tendangan tumit kanannya yang memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Persijap bahkan hampir mengalami skor imbang di saat pertandingan sudah memasuki injury time. Persijap, memperoleh peluang melalui Made Wirahadi, yang lolos dari kepungan Mat Halil dan Jefry Prasetyo. Tapi Persebaya beruntung, wasit menganggap Wirahadi melakukan pelanggaran.

Dalam pertandingan kemarin Persijap tampil tanpa diperkuat sejumlah pemain pilarnya.Pemain  yang tidak tampil antaralain Julio Lopez, Jose Sebastian, Danang Wihatmoko, dan Banaken Bossoken.

Nama terakhir absen karena izin sakit, sedangkan lainnya tak jelas alasannya. Namun sebelum bertanding, pemain mogok tidak berangkat ke Surabaya.

Mereka akhirnya berangkat sehari sebelum laga, tanpa latihan persiapan selama sepekan sebelum laga.
Mereka mogok latihan karena gaji tiga bulan belum dibayarkan. 


Ke sumber :
1 2

Selasa, 05 Juni 2012

Pinjam Sartono Sampai Akhir Musim

Akhirnya ,Persijap Jepara tidak perlu berlama-lama untuk mencari pelatih baru setelah penonaktifanya Agus yuwono dari Persijap .Dalam latihan di Gelora Bumi Kartini  kemarin, Anam Syahrul dkk sudah dilatih oleh pelatih baru  Mantan pelatih PSIS dan Persibo Bojonegoro bernama Sartono Anwar , dan sudah dinyatakan resmi untuk menangani Persijap Jepara

Sartono dinilai orang yang tepat menangani skuat Laskar Kalinyamat yang sedang terpuruk. Sartono sebelumnya menjabat sebagai direktur teknik Persibo Bojonegoro. Adjie menegaskan, status pelatih asal Semarang itu adalah pinjaman.

Sartono menyatakan bakal fokus pada tiga hal terpenting yait akan menangani visi pemain, lalu menjaga kondisi fisik pemain, dan menyegarkan mental tim . Dia menilai mental Anam dkk masih bagus meski kalah dalam tujuh pertandingan terakhir.

Sartono lahir di Semarang, 64 tahun lalu. Dia mengantarkan PSIS menjadi juara Divisi Utama 1987 ,Meski klub didera krisis keuangan, pemain Persijap tetap menjaga semangat bertanding.

Persijap dirundung kesulitan finansial sejak Maret lalu. Gaji Anam cs pada Maret dan April belum cair, termasuk dana operasional tim. Beberapa pihak mengaitkan jebloknya hasil beberapa pertandingan terakhir berhubungan dengan masalah keuangan yang seret tersebut. Asisten pelatih Anjar Jambore Widodo secara khusus meminta pemain tidak kehilangan semangat

Ke sumber

Satu Poin dri Medan

Persijap Jepara membawa pulang 1 Poin dari lawanya PSMS Medan dalam laga lanjutan Liga Primer Indonesia  di Stadion Teladan Medan, setelah pekan lalu mendapat tiga poin atas Bontang FC.
Persijap tertinggal lebih dulu setelah pemain asing PSMS An Nyo Yoen membobol gawang Persijap yang di kawal oleh Danang wihatmoko pada menit ke-36. Gol itu, terjadi akibat kerja sama antar pemain PSMS yang baik ,juga karena kesalahan pemain belakang persijap Bahtiar yang tak dapat memotong bola.

Namun di babak pertama Tim Tamu mempunyai peluang emas lewat sundilan I Made wirahadi namun hanya membentur mistar gawang PSMS . Hingga akhir babak pertama Persijap tertingal 1-0 dari Tim Tuan rumah.

Persijap memulai babak kedua dengan terus menekan pertahanan Tim Tuan rumah. Hasilnya terlihat pada awal-awal babak ke dua tepatnya dimenit ke-46. Made Wirahadi dapat menyamakan kedudukan melalui Tendangan kerasnya yang sempat ditepis oleh penjaga gawang , tetapi bola rebound kembali ditendangnya hingga terjadi sebuah gol untuk Persijap.
 
Setelah kedudukan imbang, baik dari kubu Persijap ataupun PSMS tak mengendurkan permainanya. bahkan Persijap Jepara hampir memetik tiga poin penuh andai saja tenadangan Noor Hadi pada injury time tidak melebar. Padahal, Noor Hadi tinggal berhadapan dengan penjaga gawang PSMS Medan.

Hancurkan Bontang FC 2-0

Tim laskar kalinyamat Persijap jepara berhasil mengalahkan tim Bontang FC dengan skor 2-0 pada lanjutan laga Liga Primer Indonesia (LPI) di stadion Gelora Bumi Kartini Jepara , Sabtu 26 Mei 2012

Pada laga kali ini tim Persijap yang di arsiteki pelatih baru yaitu Sartono Anwar memang diwajibkan harus menang guna memperbaiki posisi di klasmen sementara Liga Preimer Indonesia 2011/2012. Bontang FC yang diarsiteki Eddy Simon sudah memberikan perlawanan pada tim tuan rumah , pertandingan baru berjalan tujuh menit sudah menebar ancaman lewat sundulan kepala Satria Ferry memanfaatkan tendangan sudut , namun kiper Persijap Jepara Danang Wihatmoko tampil sigap dalam memblok bola yang meluncur ke arah gawang Persijap.

Selama babak pertama Persijap mampu menguasai jalanya pertandingan hingga akhirnya Kerjasama yang di bangun antara Jose sebastian yang memberikan umpan silang kepada Striker Persijap Julio lopes dapa dikonversikan menjadi sebuah gol pada menit ke-45.

Pada babak ke dua Tuan rumah mencoba menarik I Made Wirahadi dan digantikan striker bertubuh mungil Noor Hadi. pergantian itu membuahkan hasil berkat umpan silang dari Jose Sebastian dari sisi kiri pertahanan lawan gol dari Noor hadi pada menit ke-73 mengubah skor menjadi 2-0 untuk ke unggulan tim tamu.

Untuk mengamankan keunggulan 2-0, Pelatih Persijap Sartono Anwar mencoba menarik Nurul Huda untuk digantikan Fendy Juliyanto guna memperkuat lini belakang . Pada laga tersebut, jumlah penonton tuan rumah tidak seramai pertandingan sebelumnya yang hampir memenuhi tempat duduk di stadion, karena kekalahan beruntun yang dialami tim berjuluk Laskar Kalinyamat (julukan Persijap).